Friday Apr 18
Jan
15/13
900 Kepala Sekolah Akan Ditetapkan Sebagai Tersangka ?
Last Updated on Tuesday, 15 January 2013 04:19
Written by win
Tuesday, 15 January 2013 04:19

GAMBAR-BERITA18Tidak menutup kemungkinan, 900 kepala sekolah yang menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptob, dari sumber dana bantuan operasional sekolah, bos, statusnya naik menjadi tersangka.

Kepada Kiss Fm Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember, Hambali menjelaskan, dalam kasus dugaan korupsi ini, kepala sekolah diperiksa sebagai saksi, karena menjadi kuasa pengguna anggaran dana bos.

Jika dalam hasil evaluasi nanti, ditemukan unsur melawan hukum, maka akan ada penambahan tersangka, dari kuasa pengguna anggaran. saat ini sudah ada sekitar 700 kepala sekolah, yang diperiksa menjadi saksi.

Namun sayangnya hambali enggan menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara kasus tersebut. ia berdalih, kejaksaan belum melakukan hasil evaluasi secara keseluruhan, hasil pemeriksaan itu. sebab masih ada sekitar 200 kepala sekolah yang akan diperiksa lagi.

Terkait pengembalian uang laptob, Menurut Hambali, itu menjadi hak dari masing- masing kepala sekolah. ia menegaskan, upaya pengembalian itu tidak menghapus perbuatan tindak pidana, karena sudah dilakukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jember telah menetapkan dua orang tersangka atas kasus tersebut. mereka adalah eg dan dv, keduanya merupakan rekanan pengadaan laptob. hasil perhitungan sementara tim penyidik kejaksaan negeri jember, atas kasus tersebut negara dirugikan sebesar 9 miliar rupiah.



Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Radio Streaming



 

Recent Comments

  • leny: Gmna jember mau maju klo gtu…
  • Resi Begawan: Kalao mau mogog ya mogok aja, gak usah maen ancam, enak dah.
  • poetra: Kotareyog Ponorogo juga telah mempersiapkan se-Rangkaian Acara Harlah GP ANSHOR ke 78 – Jalan Santai Unik...
  • tukangojek: UDAH NAMA PERUSAHAAN SALAH , PAKAI TOPENG, HUH.. SEMOGA INVESTOR ASING HENGKANG DARI JEMBER DAN...
  • jember: Jember dilawan :D