Jan
25/10
Tolak Perubahan Arus Lalin Puluhan Sopir Angkot Mogok Kerja
Last Updated on Monday, 25 January 2010 04:34
Written by she
Monday, 25 January 2010 04:34

Puluhan pengemudi angkutan kota Senin siang melakukan aksi mogok masal. Mereka menuntut dinas perhubungan mengijinkan kembali angkutan kota melalui jalan Samanhudi. Sebab sejak diberlakukannya perubahan arus lalu lintas, jalan Samanhudi tidak bisa lagi dilalui angkot. Akibatnya penghasilan pengemudi angkot turun drastic.

Ketua paguyuban pengemudi angkutan kota yang juga sebagai pengemudi Kustomo mengatakan, rekayasa lalu lintas yang diberlakukan oleh dinas perhubungan justru mematikan penghasilan pengemudi angkot. Sebab terjadi pemotongan arus dimana-mana yang menyebabkan penurunan jumlah penumpang.

Jangankan untuk biaya hidup anak istri dirumah, untuk membayar uang setoran saja tidak pernah bisa cukup meskipun sudah bekerja semalam suntuk. Menurut Kustomo, selama ini sosialisasi yang dilakukan oleh dinas perhubungan kepada sopir maupun pemilik angkot tidak pernah jelas. Padahal paguyuban angkot sebelumnya sudah mengatakan kepada dishub, jika perubahan arus ini diberlakukan justru akan meningkatkan pelanggaran-pelanggaran.

Sementara kepala bidang angkutan dinas perhubungan Jember Heru Santoso mengatakan, sebelum rekayasa jalan ini diberlakukan dinas perhubungan sudah mengundang para pemilik dan pengemudi angkot. Bahkan menurut Heru, mereka sudah diberi fotocopy peta perubahan arus yang baru. Justru Heru merasa kaget ketika ada aksi mogok yang dilakukan pengemudi angkot ini.

Heru menjelaskan, dinas perhubungan melarang angkot masuk ke jalan Samanhudi dengan pertimbangan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di satu ruas jalan. Jika angkot masuk lagi ke Samanhudi seperti sebelumnya, dishub memprediksi akan terjadi kemacetan dimana-mana.

Menurut Heru, saat ini sudah ada peraturan bupati yang mengatur tentang perubahan trayek angkutan kota. Peraturan bupati ini masih bersifat sementara sampai disahkannya perda tentang trayek angkutan kota. Persoalan penghasilan menurut Heru, tidak bisa dikaitkan dengan perubahan arus. Sebab penghasilan pengemudi tergantung kerajinan dan kelihaian pengemudi sendiri untuk mendapatkan penumpang, misalnya dengan pelayanan yang lebih baik.



Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Recent Comments

  • jember: Jember dilawan :D
  • win: yup betul mas.. saya sangat sepakat dengan pendapat mas ipunk.. akan kita sampaikan pendapat mas ipunk kepada...
  • damond ipunk: jangan cm lima tahun, hukuman itu terlalu ringan untuk kasus pencuri seperti itu, karana kelakuan...
  • rudibprakoso: Mau workshop atau mau pelesir nih???? Kalau cuman workshop kenapa harus keluar kota Jember…....
  • win: sip.. jangan sampai tunjangan yang sudah diperoleh dari uang rakyat, justru tidak diimbangi dengan...