Jun
26/09
Jumlah Pemilih Di Lapas Jember Berkurang 200 Orang Lebih
Last Updated on Monday, 29 June 2009 09:12
Written by she
Friday, 26 June 2009 04:17

KPU pusat memerintahkan KPUD kabupaten dan kota melakukan pendataan ulang jumlah pemilih di lembaga pemasyarakatan. Setelah KPUD melakukan pendataan ulang di lapas Jember, jumlah pemilih berkurang hingga 200 orang lebih. Sehingga jumlah DPT lapas yang sebelumnya sebanyak 800 orang lebih saat ini hanya tinggal 600 orang.

Anggota KPUD Jember Catty Tri Setyorini mengatakan, sebenarnya DPT lapas sudah selesai sejak lama. Daftar pemilih sementara pemilih di lapas sama dengan DPT pileg. Dengan adanya surat edaran dari KPU pusat ini, KPUD Jember melakukan pendataan by name by address dengan melibatkan petugas lapas. Ternyata ada pengurangan pemilih sampai 200 orang lebih karena sudah dibebaskan. DPT lapas yang terbaru ini menurut Catty sudah dilaporkan ke KPU pusat.

Sementara untuk pemilih di RSUD Subandi menurut Catty, jika ingin menyalurkan hak pilihnya di rumah sakit, pihak keluarga minimal H-2 pemungutan suara sudah harus mengurus dokumen pencoblosan di daerah asalnya.

KPUD Jember sendiri lanjut Catty, sampai saat ini masih belum melakukan koordinasi dengan direktur RSUD Subandi terkait kemungkinan adanya TPS mobile. Sebab jika dilakukan saat ini tidak ada jaminan apakah pasien masih dirawat atau sudah pulang. Untuk itu Catty memperkirakan, H-3 pihaknya baru akan berkoordinasi dengan direktur RSUD, sekaligus menginformasikan persyaratan yang harus dipenuhi untuk menyalurkan hak pilihnya melalui TPS mobile.



Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Recent Comments

  • jember: Jember dilawan :D
  • win: yup betul mas.. saya sangat sepakat dengan pendapat mas ipunk.. akan kita sampaikan pendapat mas ipunk kepada...
  • damond ipunk: jangan cm lima tahun, hukuman itu terlalu ringan untuk kasus pencuri seperti itu, karana kelakuan...
  • rudibprakoso: Mau workshop atau mau pelesir nih???? Kalau cuman workshop kenapa harus keluar kota Jember…....
  • win: sip.. jangan sampai tunjangan yang sudah diperoleh dari uang rakyat, justru tidak diimbangi dengan...