May
06/09
DONITA – lagi “Menanti Sebuah Jawaban”
Last Updated on Thursday, 26 January 2012 12:08
Written by dhona
Wednesday, 6 May 2009 10:58

Satu lagi artis sinetron yang ikut meramaikan blantika musik Indonesia. Dia adalah Noni Anissah Ramadhani atau biasa dikenal dengan DONITA. Wanita kelahiran Bandung 14 Februari 1989 ini ternyata memiliki hobi menyanyi sejak kecil.
Bakat nyanyi yang dimiliki DONITA telah diapresiasikan sejak masih di bangku SMP. Berkat peran salah seorang pamannya, Donita mengembangkan bakat menyanyi. DONITA tak hanya mengandalakan apa yang sudah ada pada dirinya saat ini, iapun mengasah bakat nyanyinya dengan mengikuti pelatihan vokal.
Meski mengawali karir bukan di dunia musik. Namun, talent yang dimilikinya di dunia modeling dan sinetron telah membawa Donita bergaul dengan para musisi papa atas. Karena keinginan besarnya untuk mewujudkan cita-citanya sebagai penyanyi. Inilah yang membuat DONITA bertemu dengan pihak Label rekaman RMP, yang ternyata sangat menyukai karakter vokal DONITA.
Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya di bulan oktober 2008 RMP mengajak DONITA untuk bekerjasama dengan pembuatan album perdana yang diporoduseri oleh Ary Perut. Album ini berisikan 10 lagu yang banyak bercerita tentang perjalanan cinta dari DONITA sendiri. Tema tersebut dilantunkan DONITA dalam genre musik seperti Pop maupun Slow Rock.
Tahun 2009, album perdana dengan titel ‘Tanpa Cintamu Lagi’ akhirnya dirilis dengan single “Menanti Sebuah Jawaban”

 

fotoo diambil dari kaltimpost.web.id



Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Recent Comments

  • jember: Jember dilawan :D
  • win: yup betul mas.. saya sangat sepakat dengan pendapat mas ipunk.. akan kita sampaikan pendapat mas ipunk kepada...
  • damond ipunk: jangan cm lima tahun, hukuman itu terlalu ringan untuk kasus pencuri seperti itu, karana kelakuan...
  • rudibprakoso: Mau workshop atau mau pelesir nih???? Kalau cuman workshop kenapa harus keluar kota Jember…....
  • win: sip.. jangan sampai tunjangan yang sudah diperoleh dari uang rakyat, justru tidak diimbangi dengan...