Apr
29/09
Siswa SMP Negeri 1 Maesan Ikuti Unas Dalam Tahanan Polsek Jelbuk
Last Updated on Wednesday, 29 April 2009 04:37
Written by she
Wednesday, 29 April 2009 03:45

Ketahuan mencuri handphone milik saudara sendiri, AM salah satu siswa SMP Negeri 1 Maesan, sejak Rabu pagi terpaksa mengikuti ujian nasional dalam sel tahanan mapolsek Jelbuk. Dari tangan tersangka polisi menyita 4 buah handphone hasil kejahatannya.

Peristiwa ini bermula ketika tersangka dan temannya berinisial BM, Selasa sore bermain ke rumah Muslich, kerabat AM. Saat kedua tersangka pulang, hp Muslich yang sebelumnya di taruh diatas meja tiba-tiba hilang. Muslich yang sudah menaruh curiga kepada kedua tersangka, mengikuti tersangka yang ternyata menuju sebuah counter hp di daerah Jelbuk, untuk menjual hp milik muslich. Setelah memastikan bahwa memang tersangka yang mencuri hp miliknya, Muslich langsung melapor ke mapolsek Jelbuk.

Kapolsek Jelbuk AKP Nico Demus Taekas menerangkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. Sebab kuat dugaan, selain melakukan pencurian hp milik Muslich, tersangka juga melakukan perampasan hp milik beberapa korban yang lain. Dugaan ini diperkuat dengan penyitaan 3 buah hp lain yang diduga juga merupakan hasil kejahatan kedua tersangka.

Sementara pengawas Unas dari SMP Negeri 2 Maesan Dwi menerangkan, tidak ada dispensasi untuk AM dalam mengerjakan soal. Dwi justru melihat AM mengerjakan dengan lancar dan lebih konsentrasi, karena mengerjakan sendirian dan dalam suasana yang sepi.



Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Recent Comments

  • jember: Jember dilawan :D
  • win: yup betul mas.. saya sangat sepakat dengan pendapat mas ipunk.. akan kita sampaikan pendapat mas ipunk kepada...
  • damond ipunk: jangan cm lima tahun, hukuman itu terlalu ringan untuk kasus pencuri seperti itu, karana kelakuan...
  • rudibprakoso: Mau workshop atau mau pelesir nih???? Kalau cuman workshop kenapa harus keluar kota Jember…....
  • win: sip.. jangan sampai tunjangan yang sudah diperoleh dari uang rakyat, justru tidak diimbangi dengan...